Pages

Sabtu, 16 Juni 2012

Adventure In Jakarta


Berwisata di Kota Tua di malam hari memberikan sensasi yang berbeda, foto-foto dibawah ini menceritakan tentang eksotika keindahan Kota Tua di malam hari. 
Memulai petualangan di Kota Tua terasa kurang lengkap tanpa mengunjungi Pelabuhan Sunda Kelapa yang sarat dengan sejarah perjuangan melawan kolonial. Pelabuhan ini terletak di kelurahan Penjaringan Jakarta Utara. Pelabuhan Sunda Kelapa tersohor sejakabad ke-12 dan saat itu merupakan pelabuhan terpenting Kerajaan Sunda yang beribukota di Padjajaran. Kemudian pada masa masuknya Islam dan para penjelajah Eropa, Sunda Kelapa menjadi primadona di kalangan kerajaan-kerajaan Nusantara dan Eropa.Sebaiknya mengunjungi pelabuhan ini dapat dilakukan di sore hari agar kita mendapatkan waktu yang pas untuk menikmati momen eksotis Kota Tua di malam hari. Sebagai bonusnya, kita dapat melihat dengan lebih gamblang, suasana pelabuhan dan kesibukan sore hari buruh angkut.

Saat ini nama Sunda Kelapa dikenal hanya sebagai salah satu nama pelabuhan di Jakarta, jika ditilik lebih dalam sejarahnya, dahulu daerah ini menjadi sangat penting karena perkampungan di sekitar pelabuhan Sunda Kelapa adalah cikal-bakal berdirinya kota Jakarta yang hari jadinya ditetapkan pada tanggal 22 Juni 1527. Masjid Luar Batang di Pasar Ikan yang menaranya tampak menjulang diantara perkampungan padat memiliki sejarah toponimi (penamaan) yang unik. Di masjid ini terdapat makam seorang ulama bernama Alhabib Husein bin Abubakar bin Abdillah Al 'Aydrus yang meninggal pada tanggal 24 Juni 1756. Nama masjid ini diberikan sesuai dengan julukan Habib Husein,yaitu Habib Luar Batang. Ia dijuluki demikian karena konon dahulu ketika Habib Husein dikuburkan, pada saat digotong ke "kurung batang" ( sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Luar_Batang ).


0 komentar:

Posting Komentar

Alexa